• +62 877 8282 9131
  • ahmautopart@gmail.com
  • Mon - Sat : 8:30 - 17:30

Perbaikan dan Biaya Mobil Matic

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Mengendarai mobil matik jauh dari rasa capek dan stres, khususnya di kota besar. Teknologi perpindahan gigi otomatis maupun manual (manual-matik) pada transmisi otomatis, memudahkan orang saat mengemudi.

Tingkat lelah yang lebih rendah saat mengemudikan mobil metik di jalanan kota yang padat dan macet seperti di ibukota membuat pengendara bisa lebih fokus.

Dengan segala kenyamanannya, Carmudian perlu tahu bila perawatan mobil dengan transmisi otomatis relatif mahal. Namun, kerusakan yang tidak perlu bisa dicegah dengan perawatan rutin di bagian transmisi serta cara mengemudi yang halus.

Estimasi Biaya Perbaikan Transmisi Otomatis

Bukan hal yang mustahil untuk Anda supaya terhindar dari keharusan merogoh kocek kantong lebih dalam akibat memperbaiki transmisi otomatis yang rusak. Biasanya biaya perbaikan transmisi otomatis mobil sekitar 2 – 3 juta rupiah per unit transmisi.

Itu merupakan gambaran berapa perkiraan biaya perbaikan transmisi otomatis dalam kondisi kerusakan wajar. Kerusakan wajar di sini adalah rusak akibat usia pakai. Bukan karena kegagalan kerja komponen akibat kerusakan tidak wajar atau pemakaian transmisi yang tidak sewajarnya.

Mobil metik yang digunakan di kota besar yang sering berhadapan dengan macet perlu lebih sering mengganti oli transmisi. Prinsipnya penggantian yang lebih awal maka akan lebih baik, rutin melakukan penggantian juga akan lebih baik. Biaya perawatan dini tersebut berkisar Rp 500.000 – Rp 1 juta.

Penggantian oli dengan sistem konvensional, Anda bisa menghemat biaya sekitar Rp 500.000 – Rp 800.000 dalam setiap kali penggantian oli matik dalam jangka panjang. Setelah pemakaian sejauh 100.000 km, anda harus sudah mempersiapkan biaya yang akan dikeluarkan. Biaya tersebut untuk sekadar perbaikan ringan, sedang maupun overhaul.

Pada umumnya untuk kondisi jalan, penggunaan, dan kepadatan lalu lintas di Indonesia, jarak tempuh pemakaian 100.000 km baru akan tercapai di atas 5 tahun. Bila mobil jarang dikendarai, mungkin saja baru mencapai jarak tempuh 100.000 km pada tahun ke-7 atau 8 penggunaannya.

Nah, dengan periode penggantian oli transmisi lebih cepat dari rekomendasi pabrikan maka efeknya memperpanjang usia pemakaian transmisi matik hingga 150.000 km bahkan hingga jarak 200.000 km tanpa perlu overhaul.

Tanda- Tanda Kerusakan Transmisi Mobil Matik

Gejala umum yang terjadi pada transmisi otomatis yang mulai mengalami kerusakan yaitu seperti kopling slip yang menyebabkan tidak seimbangnya putaran mesin dengan laju mobil.

Suara mesin mobil yang besuara keras namun laju mobil tidak ikut melesat. Gejala lainnya yaitu adanya hentakan gigi persneling pada waktu dipindahkan.

Kerusakan yang sekiranya wajar karena pemakaian normal butuh overhaul transmisi. Biaya overhaul berkisar Rp 2 juta – Rp 3 juta. Nilai segitu tidak akan terasa mahal. Harga tersebut akan sebanding dengan kenyamanan yang anda dapatkan setelah mengendarai mobil matik hingga 100.000 km jarak perjalanan anda.

dalam kasus- kasus tertentu, Anda terpaksa harus mengeluarkan biaya lebih karena terpaksa harus mengganti beberapa komponen yang diperlukan. Apabila ada pilihan paket hemat overhaul transmisi matik akan sangat dianjurkan.

Biaya overhaul bisa makin besar jika setelah pemakaian kendaraan sudah menginjak 8 atau 10 tahun. Anda bisa mengeluarkan biaya perbaikan sebesar Rp 4 juta – Rp 5 juta karena masa pakai yang lebih lama. Namun, estimasi itu tidak berlaku untuk mobil bermesin besar dan overhoul di bengkel resmi.

Demikian tadi gambaran tentang perbaikan yang harus anda lakukan sebagai pengguna dan pemilik mobil matik. Semoga ulasan ini bermanfaat.

Source: carmudi.co.id